BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Era globalisasi menggiring manusia menjadi pengguna Teknologi Informasi, diantaranya media komputer telah menjadi sarana pembelajaran di kelas. Komputer sebagai media pembelajaran tidak asing lagi bagi peserta didik baik pada tingkat pra sekolah apalagi di kalangan Sekolah Menengah Atas (SMA). Sejak masuknya media komputer pada kegiatan ekstrakurikuler apalagi sekarang, telah menjadikan Komputer sebagai alat pembelajaran pada mata pelajaran teknologi Informatika.

Pandangan lain tentang manusia yang cenderung senantiasa hidup secara berkelompok, menjadikan pembelajaran melalui kelompokpun menjadi alternatif. Budaya berkelompok kadang bisa saja berakibat sesuatu yang negatif, untuk itulah peran pengawasan pendidik sangat diperlukan saat pembelajaran berkelompok. Pengawasan, pengamatan dan evaluasi yang dilakukan oleh pendidik akan menjadikan pembelajran berkeompok menjadi lebih bermakna. Pembelajaran berkelompok yang dimaksud tidak hanya di lingkungan sekolah. Di rumah, di lingkungan masyarakat, pembelajaran berkelompok kerap berlangsung tanpa pengawasan, pengamatan apalagi evaluasi.

Pada ruang lingkup pendidikan di sekolah, tak dapat menutup mata beberapa peserta didik sering mengalami kesulitan pada pembelajaran berkelompok. Oleh karena itu hendaknya pendidik menggunakan metode dan pendekatan yang bervariasi dalam pembelajaran. Di sinilah kompetensi guru diperankan baik kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial, agar diperoleh pembentukan generasi mendatang terbekali bukan saja kemampuan kognitif tetapi seluruh komponen yang diperlukan.

Pembelajaran Matematika sangat menentukan bekal generasi mendatang, terbukti pada kurikulum yang sedang berlangsung, mata pelajaran Matematika diberikan pada semua jenjang dan program. Di seluruh pelosok disiplin ilmu menggunakan Matematika sehingga beberapa pakar pendidikan menyebutnya Mathematics is Human Education.

Banyak pembelajaran berkelompok yang dapat dilaksanakan dalam pembelajaran Matematika, diantaranya Student Teams Achievement Division ( STAD ) dan pada kesempatan ini dibantu oleh media komputer. Kaitannya manusia (peserta didik) yang cenderung hidup berkelonmpok dengan kemajuan teknologi (penggunaan Komputer) dalam pembelajaran, penulis padukan dalam pembelajaran Matematika melalui STAD dengan bantuan Komputer. Keterpaduan ini diharapkan dapat mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik secara bersama. Peningkatan hasil belajar Matematika diharapkan sekaligus mengaplikasikan komputer sebagai implementasi praktek mata pelajararn Teknologi Informatika.

Informasi yang didapat dari pendidik mata pelajaran Teknik Informatika bahwa luar biasa minat peserta didik pada penggunaan komputer sebagai alat belajar. Telah dibuktikan pada pembelajaran Barisan dan Deret semester satu dengan hasil belajar berupa ulangan harian meningkat secara signifikan dibandingkan dengan perolehan hasil tes Kompetensi dasar sebelumnya

Sejalan dengan keadaan tersebut perlu kiranya dilaksanakan penelitian tindakan kelas di semester dua. Dalam hal ini akan dilaksanakan penelitian tindakan kelas dengan kompetensi dasar TRANSFORMASI.

Waktu yang tepat saat dimulainya semester dua, yang merupakan semester

akhir bagi peserta didik kelas XII IPA Harapan besar bagi pendidik terhadap peserta didik memperoleh kembali motivasi belajar yang pada akhirnya diperoleh peningkatan hasil belajar terutama dalam perolehan hasil Ujian Nasional.

Kompetensi dasar Transformasi yang merupakan materi awal di semester 2 kelas XII IPA merupakan materi lanjutan dari jenjang sebelumnya yaitu SMP dan sederajat. Sangat memungkinkan bagi peserta didik dalam memperoleh pemahaman dan dapat memicu motivasi belajar seperti dikemukakan di atas.

B. Perumusan dan Pemecahan Masalah

1. Perumusan Masalah.

Perumusan masalah yang disajikan sebagai penjabaran dari latar belakang masalah.

a. Apakah peserta didik dapat menguasai kompetensi transformasi setelah mengikuti pembelajaran melalui STAD dengan bantuan Teknologi Informasi?

b. Bagaimana pendapat peserta didik terhadap pelaksanaan pembelajaran melalui STAD?

2. Pemecahan Masalah

Upaya yang akan dilakukan pendidik dalam hal pembelajaran melalui STAD bantuan Teknologi Informatika adalah melalui sosialisasi pengertian STAD, kegunaan STAD dan petunjuk pelaksanaan STAD. Pendapat peserta didik terhadap pelaksanaan pembelajaran ini diperoleh melalui angket dengan beberapa pernyataan.

C. Tujuan Penelitian

Penelitian ini betujuan agar diperoleh:

1. Situasi pemelajaran yang variatif

2. Peningkatan hasil belajar Matematika dan mata pelajaran lain di masa selanjutnya

D. Konstribusi Hasil Penelitian

1. Bagi Peserta Didik

Peserta didik diharapkan mempunyai motivasi di masa mendatang dalam mempelajari Matematika, yang bukan saja menulis berfikir dan sebagainya tetapi dapat dikolaborasikan pencapaianya melalui Teknologi Informatika atau mata pelajaran lainnya. Motivasi yang didapat melalui pembelajaran ini dapaat diimplementasikan pada mata pelajaran lain yang notabene kurang menarik, baik proses pembelajaran maupun materinya.

2. Bagi Pendidik

Keuntungan berlipat yang didapat saat penelitian Tindakan Kelas diwujudkan, diantaranya adalah diperolehnya umpan balik proses pembelajaran baik dari peserta didik maupun diperoleh dari Observer dan hasil evaluasi ranah kognitif serta ngket peserta didik.